Pelaku Penculikan Siswi Cantik Itu Rupanya Bekas Tetangganya

Menurut Rizal, hubungan anaknya dengan pelaku hanya sekedar teman dan tidak ada hubungan spesial. Perbuatan pelaku sangat sadis dan anehnya tidak merasa bersalah setelah menganiaya anaknya.
“Kami mengetahui kalau anak saya itu mengalami penganiayaan dari pelaku itu sendiri. Dia menelepon dan mengatakan sudah membunuh Nadia, dan membuangnya di semak-semak. Kita semua langsung mencarinya. Tetapi karena sudah malam tak ditemukan,” katanya sedih.
Dijelaskan Ayah korban, sekira Pukul 21:00 WIB, mereka mendapat kabar tentang anaknya. Kemudian bersama tetangga dilakukan pencarian.
“Menurut Nadia, mereka sempat beradu fisik tetapi karena lawannya laki-laki, dirinya kalah kuat. Anak saya juga sempat dicekik, sebelum ditinggalkan. Pelaku mungkin menduga korban sudah meninggal dunia” terangnya.
Dijenguk Anggota DPRD
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Siantar menjenguk Nadia, korban perampokan di Rumah Sakit Tiara. Mereka sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa korban dan berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku.
Ketua Komisi II OW Herry Darmawan, ketua fraksi PDI Perjuangan Arapen Ginting, anggota Komisi I Umar Silalahi dan staf ahli fraksi PDI Perjuangan Gredo Tarigan memberikan dukungan moral kepada orang tua korban dan kepada korban.
OW Herry berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depan. Orang tua harus semakin mengawasi pergaulan anak, terutama anak perempuan.
Polres Siantar masih terus mengusut motif kasus pelaku penculikan disertai perampokan yang dialami Nadia Chaniago siswi salah satu SMA di Siantar, Jumat lalu.
- 2 Bocah Perempuan Diculik Pria yang Berkenalan Lewat Game Online, Satunya Dicabuli
- Kawanan Begal Sadis Beraksi di Sukabumi, Duit Rp 504 Juta Raib
- 2 Otak Perampokan Bersenjata Api di Dharmasraya Diringkus Polisi
- Polda Sumsel Tangkap 4 Perampok Bersenpi di Muba, Masih Ada DPO
- Heboh Kabar Uang Hantaran Pernikahan Dirampok, Bang Eki Meminta Maaf
- Perampokan Sadis di Kampar, Wanita Tewas, Uang Rp 40 Juta dan Perhiasan Raib