Pelaku Teror Bom Di Tiga Gereja Di Surabaya Satu Keluarga

Personil paramedis mengobati para korban di lapangan di dekat lokasi kejadian sementara apparat kepolisian memeriksa bangkai sepeda motor di tempat parkir yang terbakar karena ledakan bom itu.

Selang beberapa menit kemudian terjadi ledakan kedua di Gereja Kristen Diponegoro yang menewaskan dua orang lainnya.
Seorang pejabat senior polisi mengatakan pemboman itu dilakukan oleh setidaknya lima pembom bunuh diri, termasuk seorang wanita berkerudung yang membawa serta dua orang anak. Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang untuk berbicara kepada media.
Seorang saksi juga menggambarkan pelaku wanita dengan anak-anaknya, mengatakan dia membawa dua tas di gereja Diponegoro.
"Awalnya petugas memblokir mereka di depan halaman gereja tetapi wanita itu mengabaikan mereka dan memaksanya masuk. Tiba-tiba [bom] meledak," kata seorang penjaga sipil bernama Antonius.
Dua orang lainnya tewas dalam serangan ketiga di Gereja Pantekosta di kota itu, kata Mangera.
Satu lagi meninggal di rumah sakit, katanya.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi