Pelatih Ethiopia Merasa Dipermainkan Wasit

jpnn.com - CALABAR - Selalu ada alasan atas sebuah kekalahan. Yang paling gampang adalah menyalahkan kepemimpinan wasit. Itu pula yang dilakukan Ethiopia ketika dikalahkan tuan rumah Nigeria dengan skor 0-2 di Esuene Stadium, Calabar, Minggu (17/11).
Pelatih Ethiopia, Sewnet Bishaw terang-terangan mengkritik kinerja wasit Bakary Gassama yang memimpin pertandingan. Menurut Bishaw, Gassama kurang jeli dalam menjalankan tugasnya di pertandingan superpenting itu.
Momen yang paling membuat Bishaw meradang ialah ketika Gassama memberikan penalti untuk Nigeria di menit ke-20. Padahal, menurut Bishaw, tangan Aynalem Hailu tak berada dalam kondisi aktif ketika handball. Sebaliknya, Ethiopia justru tak diberi penalti.
"Wasit benar-benar mempermainkan kami. Seharusnya kami mendapat dua penalti. Tapi dia malah memberikan satu penalti yang salah untuk Nigeria," terang Bishaw setelah pertandingan sebagaimana dilansir laman Goal, Senin (18/11).
Akibat kekalahan itu, peluang Ethiopia lolos ke Piala Dunia 2014 tertutup. Pasalnya, di leg pertama, mereka ditekuk dengan skor 1-2.
"Saya sangat menghormati Stephan Keshi (pelatih Nigeria). Dia melakukan tugasnya memimpin tim dengan baik. Tapi, penalti untuk Nigeria memengaruhi pertandingan," tegas pelatih berusia 61 tahun tersebut. (jos/jpnn)
CALABAR - Selalu ada alasan atas sebuah kekalahan. Yang paling gampang adalah menyalahkan kepemimpinan wasit. Itu pula yang dilakukan Ethiopia ketika
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- PP POTSI Mulai Jaring Atlet Teqball untuk Persiapan Asian Youth Games 2025
- Bejo Sugiantoro Meninggal, Kehilangan Terdalam Striker Persib
- Dean James Pamer Skill Lawan PSV Eindhoven, Calvin Verdonk Wajib Waspada
- Harapan Bojan Hodak saat Persib Jumpa Persebaya di Awal Ramadan
- Jadwal 16 Besar German Open 2025: 4 Wakil Merah Putih Berjuang
- 16 Besar German Open 2025: Alwi Farhan tak Gentar Hadapi Viktor Axelsen