Pelatih Prancis dan Swiss Satu Suara Soal Hal Ini
jpnn.com - LILLE - Pertandingan pamungkas Grup A Euro 2016 antara Swiss versus Prancis di Stade Pierre-Mauroy, Senin (20/6) dinihari WIB menyisakan prahara. Ironisnya hal ini diakui kedua pelatih baik Vladimir Petkovic maupun Didier Deschamps.
Prahara dimaksud adalah soal kualitas rumput lapangan yang buruk. Sebelumnya, para pemain terpaksa tak bisa menjajal rumput stadion karena hujan yang terus mengguyur membuat proses perbaikan lapangan tertunda.
"Ini terasa memalukan dan tentu saja mengganggu kualitas pertandingan. Saya berharap panitia penyelenggara bisa menyelesaikan masalah ini karena semua jadi terganggu," keluh Petkovic pascalaga.
Sementara Deschamps menyatakan stadion di Lille lebih baik ketimbang di Marseille. "Namun tetap saja terasa menjengkelkan," timpal dia.
"Saya tak tahu siapa yang bertanggung jawab atas ini semua padahal kami baru tampil di fase grup," pungkas Deschamps. Di sisi lain Direktur Turnamen Euro 2016, Martin Kallen juga mengakui kekecewaannya terhadap kinerja panpel menyiapkan lapangan. (feb/JPNN)
LILLE - Pertandingan pamungkas Grup A Euro 2016 antara Swiss versus Prancis di Stade Pierre-Mauroy, Senin (20/6) dinihari WIB menyisakan prahara.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 8 Pemain yang Hidupnya Berubah Setelah Euro 2016
- Inilah 5 Gol Terbaik Euro 2016
- Simak Saran Legenda Jerman untuk Podolski dan Schweinsteiger
- WOW, Ternyata Total Penonton Euro 2016 Fantastis Banget, Ini Angkanya...
- Ronaldo Tak Hanya Jago Olah Bola, Dia Juga Dermawan
- Mengejutkan! Legenda Prancis Sebut Griezmann Tak Layak Jadi Pemain Terbaik Euro 2016