Pelatihan Pelaku UKM Masih Jadi Prioritas
Senin, 22 Februari 2010 – 13:29 WIB

Pelatihan Pelaku UKM Masih Jadi Prioritas
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM), Syarif Hasan, menegaskan bahwa pihaknya masih akan tetap memprioritaskan pelatihan bagi para pelaku UKM di beberapa wilayah di Indonesia. "Walaupun banyak yang mengatakan aksi pelatihan UKM tidak berpengaruh dan tidak perlu digelar, kami menegaskan akan tetap memprioritaskan program pelatihan hingga lima tahun ke depan," tegasnya, ketika menjawab pertanyaan anggota Komisi VI DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/2). Selain itu, dalam rangka memperlancar program pelatihan yang diterapkan, Syarif mengatakan bahwa Kementerian KUKM sendiri sudah menggandeng atau bekerjasama dengan beberapa organisasi, misalnya Koperasi Unit Desa (KUD) dan Dekopin. "Ada beberapa anggota organisasi itu yang juga menjadi pengurus di dalam organisasi pelatihan yang kami gelar. Nanti ke depannya, diharapkan akan mampu memberikan akses untuk mempermudah pengajuan kredit perbankan bagi pelaku KUKM," terangnya pula. (cha/jpnn)
Menurut Syarif, pelatihan terhadap pelaku KUKM di daerah harus tetap dilakukan, mengingat itu diperlukan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan bagi para pelaku KUKM. "Pelatihan itu bukan hanya membahas mengenai proses produksi ataupun mencari dana, tetapi mereka juga harus tahu dan memahami bagaimana memasarkan produk hasil buatan mereka," jelasnya.
Sementara itu, untuk mewujudkan target program pelatihan tersebut, lanjut Syarif, pihaknya tengah melakukan analisis data yang terkait dengan pengembangan SDM KUKM, guna memperoleh gambaran mengenai kondisi serta permasalahan yang ada. "Dengan begitu, konsep yang akan disusun akan dapat memecahkan persoalan yang dihadapi," tambahnya.
Baca Juga:
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM), Syarif Hasan, menegaskan bahwa pihaknya masih akan tetap memprioritaskan pelatihan bagi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump