Pelindo II Lepas 10 Ribu Pemudik ke Jawa dan Sumatera

jpnn.com - JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II melepas keberangkatan pemudik sekitar 10 ribu orang dengan menggunakan 170 bus, yang diberangkatkan dari Kantor Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (25/7).
Sekretaris Perusahaan Pelindo II, Rima Novianti menuturkan, mudik bersama ini merupakan program tahunan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. "Terutama di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang memerlukan transportasi untuk pulang ke kampung," terang Rima di sela acara pelepasan mudik.
Tadinya kata Rima, pelepasan mudik ini akan dilakukan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Hanya saja lantaran masih mengikuti rapat di Kementerian BUMN, maka mantan Dirut PLN itu urung datang. "Pak Dahlan ada rapat dadakan tadi, baru dikabarkan tadi jam 08.40 WIB," katanya.
Adapun kota yang menjadi fokus tujuan pemudik kali ini yakni ke Pulau Jawa dan Sumatera. Nantinya bus-bus tersebut juga akan menjemput para pemudik untuk kembali ke Jakarta.
"Jadi tidak hanya perginya saja, tapi pulangnya juga. Nanti tanggal 2 Agustus dari daerah masing-masing untuk kembali ke Jakarta," tandas Rima.
Seperti tahun lalu, program mudik bersama ini diselenggarakan secara kolektif oleh IPC group dengan melibatkan Kantor Pusat, PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT Multi Terminal Indonesia (MTI), PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Terminal Peti Kemas Koja dan PT Jakarta International Container Terminal. (chi/jpnn)
JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II melepas keberangkatan pemudik sekitar 10 ribu orang dengan menggunakan 170 bus, yang diberangkatkan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Asuransi Jasindo Mudik Bikin Arus Balik Lebih Aman & Nyaman
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Golkar Aceh Mendukung Program PP AMPG untuk Bersihkan 444.000 Rumah Ibadah di Indonesia
- Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Sebelum ke Pelabuhan
- Warga Bojongsoang Geger Temuan Mayat Bayi di Tumpukan Sampah
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global