Peluang Temukan Korban Selamat Reruntuhan Pabrik Di Lahore Tipis

jpnn.com - LAHORE - Tim penyelamat masih melanjutkan operasi pencarian terhadap korban tragedi reruntuhan pabrik tas di Lahore, India.
Setelah pencarian selama tiga hari, tim mengakui harapan untuk menemukan korban yang masih hidup semakin tipis.
Sejauh ini, 23 mayat ditemukan, lebih 100 cedera akibat tertimbun dalam reruntuhan bangunan pabrik empat lantai milik Rajput Polyester pada Rabu itu.
Kepala Layanan Penyelamat Punjab, Arshad Zia memberitahu AFP, pihaknya kini berusaha mencari mayat korban yang di bagian belakang bangunan itu yang dikhawatirkan akan ada lebih banyak korban.
"Peluang makin tipis untuk menemukan korban yang masih hidup di bawah reruntuhan, tapi kami sekarang menemukan mayat korban.
"Kami perkirakan menemukan sedikitnya 25 mayat di bagian belakang pabrik tersebut," katanya.
Sementara itu, Kepala Menteri Punjab, Shahbaz Sharif mengatakan, pabrik tersebut mungkin mengalami kerusakan struktur bangunan akibat gempa bumi yang terjadi pada 26 Oktober lalu yang menewaskan hampir 400 nyawa di Pakistan dan Afghanistan.(ray/jpnn)
LAHORE - Tim penyelamat masih melanjutkan operasi pencarian terhadap korban tragedi reruntuhan pabrik tas di Lahore, India. Setelah pencarian
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos