Pemandu Wisata Menangi Kompetisi Inovasi Layanan Publik

Menurut Guntur dalam upaya menciptakan SDM unggul, metode Omah Bahasa bisa diduplikasi di semua daerah terutama perdesaan, wilayah 3T yang susah signal. Sebab, Smart TV menggunakan sistem offline dan bisa dipasang di wilayah pegunungan.
Direktur Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE) Moh Mahsun SE MSc Ak CA mengatakan, COPSI 1st merupakan wadah untuk memberikan apresiasi kepada pegiat di sektor publik atas partisipasinya dalam.melakukan berbagai motivasi sehingga memberikan manfaat bagi sistem manajerial entitas sektor publik maupun masyarakat.
"Banyak inovasi yang dilakukan para pegiat sosial tetapi kuranh mendapatkan perhatian. Nah, APSAE bersama Universitas Terbuka membuat kompetisi ini agar muncul ke permukaan para pegiat sosial yang sudah berjuang untuk kepentingan masyarakat banyak. Seleksi kami buka mulai dari tingkat kabupaten/kota kemudian provinsi dan nasional. Hari ini lima terbaik Nasional kami uji dan yang menang Omah Bahasa dari Yogyakarta," tandasnya. (esy/jpnn)
Dua pemandu wisata, Hadi Widodo dan Guntur Eka Prasetya memenangkan Competition of Public Sector Innovation (COPSI 1st) 2019.
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
- 2 Bule Polandia Diduga Jadi Pemandu Wisata Ilegal di Bali
- Didirikan Muhammad Husni Ali Hasan, Mutawiffmu Siap Memandu Jemaah Haji dan Umrah
- Sekda Lombok Tengah Lepas 40 Peserta Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung
- 40 Pemandu Wisata Gunung di Lombok Tengah Ikuti Program Sertifikasi
- Menparekraf Sandiaga Beri Trekking Pole Kepada Pemandu Wisata di Bali
- Dengarkan Aspirasi Pemandu Wisata, DPR Setuju Merevisi UU Kepariwisataan