Pembantaian di Bar Thousand Oaks, Awalnya Asap

jpnn.com, CALIFORNIA - Suara tembakan memungkasi keriangan College Country Night di Borderline Bar & Grill menjelang tengah malam Rabu (7/11). Gelak tawa berganti menjadi jerit dan tangis histeris. Dalam hitungan menit, 12 nyawa melayang dan belasan yang lain terluka.
"Di dalam sana sangat mengerikan. Darah di mana-mana," ujar Sheriff Ventura County Geoff Dean sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (8/11).
Bar di Thousand Oaks, Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS), itu sedang dipadati sekitar 200 mahasiswa saat penembakan terjadi.
Sebelum melepaskan tembakan, pelaku tunggal lebih dulu melemparkan bom asap. Jumlahnya tidak hanya satu. "Asap memenuhi ruangan dari beberapa arah," kata John Hodge, seorang saksi.
Saat pengunjung di dalam bingung karena tiba-tiba muncul asap, pelaku menembak petugas keamanan, penjaga pintu, dan kasir.
Setelah itu, pelaku masuk ke dalam bar dan memuntahkan peluru ke arah para pengunjung secara random. "Awalnya, saya pikir dia hanya bercanda," ujar Hodge tentang pelaku.
Untung, Hodge selamat malam itu. Setelah polisi datang, pelaku berhasil dilumpuhkan dalam baku tembak. (sha/c5/hep)
Suara tembakan memungkasi keriangan College Country Night di Borderline Bar & Grill menjelang tengah malam Rabu (7/11).
Redaktur & Reporter : Adil
- Prabowo Kirim Tim Lobi ke AS untuk Negosiasi Tarif Impor Donald Trump
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Renovasi Rumah
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen