Pembelaan Charles untuk Kiai Ma'ruf dari Hujatan RatnaSpaet

Legislator PDIP di Komisi Pertahanan dan Intelijen DPR itu lantas membandingkan Kiai Ma’ruf dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Charles menegaskan, Kalla yang lebih sepuh ketimbang Kiai Ma’ruf tetap bisa produktif dan gesit.
Selain itu, kata Charles, kepemimpinan Kiai Ma’ruf di NU dan MUI selama ini juga menunjukkan produktivitasnya. Karena itu Charles meyakini faktor usia bukanlah penentu utama produktivitas kinerja.
“Sebaliknya, kita melihat banyak politisi muda yang tidak produktif, bahkan terjerat hukum karena narkoba atau korupsi. Jadi usia tidak selalu mencerminkan kinerja,” ujar peraih penghargaan Ten Outstanding Young Persons (TOYP) dari Junior Chamber International (JCI) itu.
Oleh karena itu Charles meyakini Presiden Jokowi memiliki pertimbangan panjang dan matang sehingga menggandeng Kiai Ma’ruf sebagai cawapres. “Kiai Ma’ruf adalah pilihan terbaik untuk realitas politik saat ini,” ujarnya.(jpg/ara/jpnn)
Politikus muda PDI Perjuangan Charles Honoris merasa tak rela KH Ma’ruf Amin yang kini menjadi cawapres pendamping Jokowi dihujat oleh Ratna Sarumpaet.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar