Pembunuh Sadis Kabur dari Salemba, Begini Reaksi Menteri Yasonna

jpnn.com - JAKARTA -- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly akan mengecek apakah ada unsur kelalaian dalam kasus kaburnya narapidana pembunuh dan pemerkosa bernama Anwar alias Rizal dari Lapas Salemba, Kamis (7/7). Yasonna mengatakan, jika ada unsur kelalaian, apalagi kerja sama dengan petugas, maka tindakan tegas pasti diambil.
"Kalau ada kelalaian atau ada tindakan kerjasama (ditindak)," kata Yasonna di sela-sela silaturahmi dengan pegawai Kemenkumham, Senin (11/7).
Menurut Yasonna, penyebab napi itu kabur tengah diteliti. Hanya saja, ia enggan menjelaskan lebih detail. Semuanya ia serahkan kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham I Wayan Dusak. "Sudah, sudah nanti Dirjen Pas yang lebih jelasnya," ujar menteri asal PDI Perjuangan ini.
Seperti diketahui, Rizal kabur dari Rutan dengan menyamar sebagai perempuan. Rizal menggunakan jilbab yang dikirim Ade Irma, istrinya. Saat ini, Rizal masih dalam perburuan petugas.
Namun, Yasonna membantah ini merupakan modus baru kaburnya napi dari lapas. "Ah, tidak," tegasnya.
Ia mengatakan, antisipasi terus dilakukan. Sebab, saat ini jumlah napi di Indonesia kurang lebih 190 ribu. Sedangkan petugas kurang. Terlebih kunjungan saat lebaran itu ramai. Menurut Yasonna, tidak mungkin mencegah anak dan istri tahanan berkunjung saat Lebaran. (boy/jpnn)
JAKARTA -- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly akan mengecek apakah ada unsur kelalaian dalam kasus kaburnya narapidana
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tiga Pemotor Asal Depok Tewas Seusai Tabrak Pohon di Bandung
- RI Siapkan Langkah Strategis untuk Merespons Kebijakan Tarif Resiprokal AS
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Peraih Rekor MURI Keliling Eropa Bahas Masalah Kesehatan Mental
- Pemda Belum Mengajukan Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024, BKN Akan Lakukan Ini
- Anak yang Hilang di Pantai Sayang Heulang Garut Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya