Pembunuh Sadis Suami Istri di Perkebunan Tebu Belum Terungkap, Polda Sumut Turun Buru Pelaku

Namun, polisi belum menerima laporan terkait tiga sepedamotor yang hilang tersebut.
“Belum ada laporan kehilangan. Yang saya tahu kemarin itu, sepeda motor salah bawa. Sampai saat ini belum ada laporan kehilangan,” jawab Siswanto mengakhiri.
Sebelumnya, pasutri atas nama Sugianto dan Astuti yang ditaksir berusia 50 tahun ditemukan tak bernyawa, Senin (22/2).
Korban diduga sebagai korban begal lantaran sepeda motor jenis matik yang dipakai raib.
Lokasi temuan mayat memang menjadi alternatif warga Mencirim Pondok, Kutalimbaru, Deliserdang menuju Kota Binjai.
Meski jalan yang dilalui tidak mulus atau belum diaspal, warga tetap saja melintasinya.
Belum diketahui pasti, apakah korban dibegal di tempat kejadian perkara (TKP). Atau, jasad korban dibuang di TKP yang lokasinya tak jauh dari Diskotek Sky Garden.
Kondisi korban dipenuhi luka tusukan pada bagian wajah dan kepala. Polisi juga sudah mengambil keterangan Alika (19) selaku anak korban, Yamin (48) selaku adik ipar korban dan Putra (32) selaku menantu korban.
Polisi masih terus menyelidiki motif pembunuhan pasangan sadis suami istri yang jasadnya ditemukan di Perkebunan Tebu, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur, Senin (22/2).
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa