Pemerintah Ancam Putus Kontrak Inpex Corporation

’’Pra-FEED saja. Dari situ, baru diputuskan (lokasi dan kapasitas kilang yang akan dikembangkan),’’ tutur Jonan.
Mantan Dirut PT Kereta Api Indonesia itu mengakui, pembuatan pra-FEED memang sepenuhnya diserahkan pada Inpex.
Tidak hanya menyetujui permintaan pemerintah, perusahaan asal Jepang itu bahkan juga menyanggupi mengkaji dua opsi tersebut sebelum membuat pra-FEED.
Namun, hingga kemarin kajian terkait dengan opsi lokasi dan kapasitas kilang tersebut belum juga selesai. Karena itu, penyelesaian pra-FEED juga tertunda.
’’Enggak jalan-jalan. Kalau kelamaan nanti saya batalkan, kan jelas,’’ tegas Jonan.
Menurut pria kelahiran Surabaya tersebut, dua kajian itu akan menjadi patokan untuk mencari penawaran gas produksi dari Blok Masela.
Terutama permintaan dari Kementerian Perindustrian.
Dua opsi tersebut juga berkaitan dengan data mengenai total produksi dari gas pipa maupun nongas pipa.
Proyek pembangunan kilang gas alam cair Blok Masela jalan di tempat.
- MAKI Desak Kejagung Periksa Broker Minyak dan 5 Perusahaan Pengangkut
- Kementerian ESDM dan Pertamina Pastikan Pasokan dan Layanan BBM di Palembang Aman
- Menjelang Lebaran, Setjen KESDM Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Sumbagsel
- Menjelang Lebaran, Kementerian ESDM & Pertamina Pastikan Pasokan Gas Aman
- Kontroversi Kasus Korupsi Impor-Ekspor Minyak, Penyidik Dinilai Salah Tetapkan Tersangka
- Dirut Pertamina Memastikan Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas