Pemerintah Australia Akhirnya Setujui Visa Keluarga Hassan Asif

Menteri Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia Peter Dutton menyatakan visa untuk keluarga mahasiswa asal Pakistan Hassan Asif yang kini menderita kanker akut, telah disetujui. Keluarganya kini bisa mengunjungi Asif di Melbourne di saat-saat terakhir hidupnya.
Asif datang ke Australia sebagai mahasiswa namun kemudian didiagnosa menderita kanker ukut.
Menurut diagnosanya, Asif kemungkinan besar tinggal memiliki beberapa pekan waktu dalam hidupnya akibat penyakit kanker yang menggerogoti.
Dia saat ini ditampung oleh LSM Melbourne City Mission yang sebelumnya bermohon visa bagi ibu dan saudara Asif untuk bisa datang ke Australia.
Namun permohonan visa tersebut ditolak oleh Departemen Imigrasi.
Hari Rabu (23/12/2015) setelah ramai diberitakan media, Menteri Dutton akhirnya memastikan bahwa visa bagi keluarga Asif itu sudah disetujui.
Namun di sisi lain dia tidak menyalahkan pejabat imigrasi yang telah melakukan penolakan permohonan visa tersebut.
Dia menjelaskan bahwa keputusan sebelumnya itu diambil dengan mempertimbangkan apakah orang yang akan datang ke Australia itu berpotensi untuk tinggal di Australia dan tidak mau kembali.
Menteri Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia Peter Dutton menyatakan visa untuk keluarga mahasiswa asal Pakistan Hassan Asif yang kini
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana