Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi

Individu dengan penghasilan hingga AU$100.000 dan pasangan dengan penghasilan hingga AU$160.000 dapat memanfaatkan skema ini untuk membeli rumah, di mana pemerintah menanggung hingga 40 persen dari biayanya dan memperoleh bagian kepemilikan dalam properti tersebut.
Pemilik rumah dapat membeli kembali bagian kepemilikan pemerintah secara bertahap.
Batas harga properti yang memenuhi syarat juga akan dinaikkan, dengan limit harga tergantung pada negara bagian serta lokasi properti, apakah berada di ibu kota atau wilayah lain.
Perluasan skema ini akan menelan biaya tambahan sebesar A$800 juta selama empat tahun, sehingga total anggaran mencapai AU$6,3 miliar dalam perkiraan keuangan ke depan.
Winner: Masyarakat Aborigin
Pemerintah akan mengalokasikan dana sebesar AU$55,2 juta selama empat tahun untuk memperpanjang perjanjian sewa dengan pemilik tradisional taman nasional Booderee, Kakadu, dan Uluru-Kata Tjuta.
Selain itu, terdapat pendanaan untuk berbagai inisiatif dalam National Agreement on Closing the Gap, termasuk AU$50 juta untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di toko-toko di daerah terpencil, serta AU$37 juta untuk peningkatan pasokan air bersih di Selat Torres.
Loser: Penerima Tunjangan
ABC menganggap penerima tunjangan adalah pihak yang dirugikan dalam anggaran ini, karena tidak ada skema baru yang ditargetkan bagi warga yang menerima pembayaran dukungan pendapatan seperti Jobseeker atau Commonwealth Rent Assistance.
Pembayaran tersebut diindeks sesuai dengan inflasi dan ditingkatkan minggu lalu sebagai bagian dari penyesuaian rutin tersebut.
Punya rencana mau pindah ke Australia untuk bekerja atau sekolah? Kamu harus tahu anggaran belanja pemerintah Australia yang baru diumumkan kemarin
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang