Pemerintah dan Apple Sepakati Perjanjian, iPhone 16 Boleh Dijual di Indonesia
Apple akan diizinkan untuk menjual produk iPhone 16 di Indonesia setelah menandatangani kesepakatan dengan pemerintah menyusul proses negosiasi selama lima bulan.
Bulan Oktober lalu, pemerintah melarang pemasaran dan penjualan iPhone 16 karena Apple gagal memenuhi peraturan yang mengharuskan 40 persen ponsel tersebut dibuat dari komponen lokal.
Dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada hari Rabu (26/02), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Apple telah berjanji untuk membangun fasilitas penelitian dan pengembangan semikonduktor di Indonesia "yang pertama di Asia."
Kementerian Perindustrian mengatakan telah menyetujui rencana investasi dan inovasi Apple dari tahun 2025 hingga 2028.
Berdasarkan rencana tersebut, perusahaan akan membangun dua fasilitas: satu di kota Bandung, Jawa Barat untuk memproduksi aksesori dan satu lagi di Batam dekat Singapura untuk memproduksi AirTags senilai $150 juta (sekitar Rp2,4 miliar).
AirTags adalah perangkat pelacak yang dipasarkan Apple untuk menemukan barang milik pengguna seperti dompet atau kunci.
Pertengahan Januari lalu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan fasilitas Batam diharapkan memasok 65 persen kebutuhan Apple AirTags dunia dan dijadwalkan rampung pada awal 2026.
Apple 'tidak sabar' untuk menjual iPhone
Menperin Agus menggambarkan negosiasi panjang dengan Apple sebagai proses yang "sulit."
Apple akan diizinkan untuk menjual produk iPhone 16 di Indonesia setelah menandatangani kesepakatan dengan pemerintah menyusul proses negosiasi selama lima bulan.
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya