Pemerintah Didesak Segera Berlakukan Pengganti PP Guru
Rabu, 16 Januari 2013 – 21:12 WIB

Pemerintah Didesak Segera Berlakukan Pengganti PP Guru
JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kembali mendesak pemerintah agar segera memberlakukan rancangan peraturan pemerintah (RPP) yang akan menggantikan PP Nomor 74 tahun 2008 tentang guru. Sebab, PP itu akan mengatur banyak hal berkaitan dengan guru. persoalan guru yang selama ini tak bisa diselesaikan dengan baik," kata Suslistyo di kantor PB PGRI Jakarta, Rabu (16/1) sore.
Ketua Umum PGRI, Suslistyo menyatakan, para guru mengharapkan pengesahan RPP itu segera dilakukan agar berbagai persoalan yang dihadapi para guru bisa segera terselesaian. "Saya kira 99 persen guru menunggu itu disahkan, karena di sana akan diatur
Baca Juga:
Menurutnya, desakan agar RPP segera disahkan akan menjadi salah satu agenda Konferensi Kerja Nasional V PGRI yang digelar di Mataram, NTB, 24-27 Januari nanti. Rencananya kegiatan yang bakal dihadiri utusan pengurus PGRI se-Indonesia ini juga akan dibuka Mendikbud Mohammad Nuh.
Dalam perubahan PP tentang guru itu, PGRI mengusulkan beberapa hal seperti jam mengajar 24 jam tatap muka. Selain itu, diatur pula adanya pengakuan atas kegiatan wali kelas, pembina kegiatan ekstrakurikuler, maupun pembimbing kegiatan kesiswaan. Dengan demikian beban mengajar guru tidak harus 24 jam tatap muka.
JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kembali mendesak pemerintah agar segera memberlakukan rancangan peraturan pemerintah
BERITA TERKAIT
- President University dan INTI International University Malaysia Berkolaborasi di Bidang Teknik Sipil
- Sinergi Bakti Mulya 400 International School & Eka Hospital Cibubur dalam Semarak Ramadan
- Ini Solusi Wali Kota Agustina untuk Anak Kurang Mampu yang Tak Diterima di Sekolah Negeri
- Optimalkan Pembelajaran Selama Ramadan, Educa Group Hadirkan Kisah Teladan Nabi
- Tanggapi Keputusan UI soal Disertasi Bahlil, Mendiktisaintek: Rasanya...
- Instruksi Rektor UI soal Disertasi Bahlil, Singgung Kualitas dan Substansi