Pemerintah Dinilai Gagal Sediakan Layanan Fasilitas Kesehatan Masyarakat

"Pemerintah juga hadir dalam memberikan informasi atas kabar hoaks jenis pengobatan dan penanganan COVID-19," ungkap dia.
Selanjutnya, konsorsium meminta pemerintah menertibkan para spekulan kesehatan yang memanfaatkan situasi pandemi COVID-19.
Konsorsium hingga kini telah menerima banyak pengaduan harga obat-obatan yang tinggi.
"Menertibkan para spekulan yang memanfaatkan situasi ini dengan menaikkan harga obat-obatan, dengan cara menyediakan dan mendistribusikan obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat," ungkap konsorsium.
Terakhir, konsorsium meminta semua pihak membangun komunikasi yang mencitrakan situasi pandemi di Indonesia dalam keadaan baik.
Selanjutnya, semua pihak menggiring narasi tentang kegawatdaruratan yang berempati, akuntabel, dan sesuai fakta.
"Jadi menumbuhkan kewaspadaan bagi masyarakat untuk taat menjalankan protokol kesehatan," ungkap Rivanlee Anandar.(Ast/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Konsorsium Masyarakat untuk Kesehatan Publik menuntut pemerintah meminta maaf kepada publik atas situasi selama pandemi COVID-19.
Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan
- Ketua Wanbin PKTHMTB Karawang Dorong Masyarakat Pemilik IPHPS Maju dan Sejahtera
- Bangun Kedekatan Polisi dan Masyarakat, Polres Siak Gelar Sahur On The Road
- TASPEN Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Setiap Bulan Bagi Pensiunan, Ini Tujuannya
- Indonesia Cyber Crime Combat Center Hadir untuk Lindungi Masyarakat dari Kejahatan Daring
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Waka MPR Dorong Keterlibatan Aktif Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Cagar Budaya