Pemerintah Gelontorkan Duit Rp 19 Triliun untuk Renovasi Sekolah dan Ponpes

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah mengatakan anggaran sebesar Rp 19 triliun siap digunakan untuk melakukan renovasi terhadap sekolah dan pondok pesantren pada 2025.
Menurut Fahri Hamzah, anggaran tersebut sesuai dengan perintah dari Presiden Ri Prabowo Subianto, yang ingin semua sekolah dibenahi.
"Karena Pak Presiden di tahap awal sudah mengalokasikan anggaran yang cukup besar yaitu Rp 19 triliun untuk merenovasi sekolah dasar dan menengah," ujar Fahri Hamzah dikutip, Selasa (28/1).
Selain itu Fahri Hamzah menuturkan pihaknya juga sedang koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama (Kemenag) untuk juga melakukan renovasi pondok pesantren.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu mengungkapkan renovasi sekolah dan pondok pesantren itu artinya bisa untuk dibenahi dan juga penambahan.
"Ini agar penanganan asrama dan betul-betul memakai standar yang secara tradisional di pesantren dan di sekolah di seluruh penjuru Indonesia," ungkapnya.
Fahri menyampaikan, nantinya anggaran yang digelontorkan akan menggunakan data pokok pendidikan (Dapodik) yang dimiliki Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama.(antara/jpnn)
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah mengatakan anggaran sebesar Rp 19 triliun siap digunakan untuk melakukan renovasi terhadap sekolah
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Solusi Transportasi Aman dan Efisien untuk Siswa di BSD
- 5 Berita Terpopuler: Pengangkatan Honorer Bertahap 5 Tahun, BKN Minta Semua Bergerak, PPPK Tolong Kembalikan ke Sekolah Asal
- Ekowi: Kembalikan PPPK 2021 ke Sekolah Asal, Jangan Diobok-obok
- Sekolah Tidak Umumkan Penerima Dana PIP ke Siswa Bakal Gigit Jari
- Cegah Bullying, Antares Eazy Dilengkapi IP Camera Berbasis Teknologi AI
- Kunjungi Palembang, Lita Machfud Soroti Angka Tidak Sekolah Sumsel yang Tinggi