Pemerintah Harus Menjaga Ketersediaan Stok Pangan dengan Bersinergi Antardaerah

Ekonom Senior Core ini menambahkan faktor ketersediaan dan komponen transportasi yang terpengaruh kenaikan harga BBM, maka harga cabai, bawang merah dan telur juga akan naik, sampai nanti menemukan keseimbangannya.
“Kenaikan harga BBM akan mempertahankan harga tinggi dalam waktu panjang. Misalnya telur, saya perkirakan bulan Oktober 2022 mulai turun,” ungkap Andreas.
Menurut catatan BPS, inflasi pangan tahunan per Agustus sudah mencapai 7,7 persen. Diperkirakan angka inflasi pangan per September bisa melonjak sampai 8,5 persen.
Untuk itu pemerintah terus mendorong sinergi pusat dan daerah untuk mengendalikan harga, lewat Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).(fri/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Menurut Trubus, pemerintah patut memperkuat sinergi kerja sama antardaerah dalam menghadapi dampak kenaikan BBM pada inflasi harga pangan.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Pemerintah Siapkan Retret Gelombang Kedua untuk Kepala Daerah
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Masih Rp 91.600 Per Kilogram
- Fenomena Pendatang Saat Mudik, Wagub Jabar: Jangan Membebani Pemerintah!
- Harga Pangan Seusai Lebaran Terpantau Masih Tinggi
- Wajar Harga Pangan Mahal, Zulhas Sebut akan Normal Seminggu Pascalebaran
- Jelang Lebaran, Harga Pangan, Mulai dari Cabai hingga Daging Meroket