Pemerintah Jangan Persulit Produsen Gula Tradisional
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo mengatakan pemerintah harus menyikapi serius ihwal menumpuknya ribuan ton gula hasil petani berbagai daerah.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan pemerintah harus segera mencari jalan keluar demi kelangsungan hajat hidup para petani tebu.
"Regulasi yang dikeluarkan harus memudahkan dan menguntungkan petani," tegasnya, Minggu (27/8).
Selain mencabut pajak pertambahan nilai (PPN), pemerintah juga harus memberi kelonggaran terkait standar nasional Indonesia (SNI).
Pada prinsipnya gula bukanlah sesuatu yang berbahaya untuk dikonsumsi, kecuali bagi pengidap penyakit gula.
"Karena itu, pemberian label SNI harus lebih fleksibel," ujarnya.
Edhy mengatakan, jangan hanya karena warna gula sedikit kuning langsung dinyatakan tidak SNI dan pabriknya ditutup.
Pemerintah perlu arif dan bijaksana bahwa rata-rata pabrik milik petani sudah berusia tua dan kalah oleh pihak swasta yang alatnya lebih modern.
Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo mengatakan pemerintah harus menyikapi serius ihwal menumpuknya ribuan ton gula hasil petani berbagai daerah.
- Tom Lembong Tepis Tudingan Langgar UU Perlindungan Petani di Persidangan, Tegas Banget!
- Impor Gula Mentah Dipermasalahkan Jaksa, Begini Pemaparan Kuasa Hukum Tom Lembong
- Gegara Ini, Pakar Hukum Sebut Sidang Tom Lembong Berpotensi jadi Peradilan Sesat
- Pakar Hukum Sebut Dakwaan Jaksa Terbatas Pada 2015-2016 Melemahkan Kasus Tom Lembong
- Tom Lembong Kecewa atas Dakwaan, Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Impor Gula Hari ini