Pemerintah Janji Evaluasi Kecelakaan Kerja di Freeport
Selasa, 21 Mei 2013 – 15:33 WIB

Pemerintah Janji Evaluasi Kecelakaan Kerja di Freeport
JAKARTA — Menteri ESDM Jero Wacik membantah pemerintah pro terhadap PT Freeport Indonesia (PTFI) yang selama ini cenderung tertutup terhadap proses evakuasi korban longsor di area Big Gossan. Pemerintah menjamin bahwa kecelakaan kerja yang terjadi di wilayah operasi perusahaan Amerika Serikat itu tetap akan dievaluasi. Diakui Jero, Kementerian ESDM sudah mengirimkan tim investigasi untuk mengaudit sistem investigasi di area Freeport Indonesia. Saat ini ia meminta agar perusahaan milik Amerika itu terlebih dahulu fokus untuk menyelamatkan pekerja yang tertimbun. Ditanya mengenai pertimbangan kerja sama dengan Freeport ke depan, Jero mengaku, pihaknya memang ada program renegosiasi . Namun saat ini belum dibicarakan lebih lanjut karena masih mengurus masalah kecelakaan Big Gossan itu.
“Sekarang ada yang mengatakan Pemerintah kok kayaknya pro sama Freeport. Tidak! Kita amankan karyawan yang kita evakuasi,” tegas Jero di Jakarta, Selasa, (21/5).
Jero menjelaskan lokasi kecelakaan bukan tempat proses pertambangan melainkan tempat melakukan pelatihan pekerja untuk penambangan bawah tanah. Meski demikian, pihaknya tetap menelusuri penyebab kecelakaan itu.
Baca Juga:
JAKARTA — Menteri ESDM Jero Wacik membantah pemerintah pro terhadap PT Freeport Indonesia (PTFI) yang selama ini cenderung tertutup terhadap
BERITA TERKAIT
- Pendekar 08 Bagikan 80 Tong Sampah untuk Mendukung Kebersihan Lingkungan
- BRCC Indonesia Melaksanakan Ujian Masuk Universitas Tiongkok
- Kejari Muba Menggeledah Dua Kantor Milik Alim Ali, Ada Apa?
- Bakar Semangat Kepala Daerah, Gubernur Lemhannas Ajak Manfaatkan Kebijakan Inovatif
- Pelayanan Celltech Stem Cell Hadir di RS Pusat Pertahanan Negara
- Setelah 7 Bulan Menderita, Maesaroh Kembali ke Indonesia dengan Bantuan Sarifah Ainun