Pemerintah Pakistan Sembunyikan Aasia Bibi

jpnn.com, JAKARTA - Aasia Noreen alias Aasia Bibi akhirnya benar-benar bebas. Rabu malam (7/11), perempuan 47 tahun itu meninggalkan selnya di penjara khusus perempuan di Kota Multan.
Malam itu juga, dia diterbangkan ke ibu kota. Namun, hingga kini, keberadaan ibu lima anak tersebut belum diketahui dengan pasti.
"Saya hanya bisa mengatakan bahwa Bibi sudah keluar dari penjara," ujar Saiful Malook, pengacara Bibi, kepada Reuters.
Menurut dia, Bibi masih berada di Pakistan. Sebab, dalam kesepakatannya dengan Tehreek-e-Labaik (TLP), pemerintahan PM Imran Khan mencekal Bibi.
Terdakwa penistaan agama yang divonis bebas oleh Mahkamah Agung (MA) itu tidak diperbolehkan meninggalkan Pakistan.
Menurut seorang sumber, Bibi terpaksa dikeluarkan dari penjara karena nyawanya terancam. Karena proses tersebut berlangsung diam-diam, TLP sempat curiga.
Mereka khawatir pemerintah melarikan Bibi ke luar negeri. Sebab, ada tujuh negara yang sudah menawarkan suaka untuknya.
Jubir Kementerian Luar Negeri Mohammad Faisal buru-buru meluruskan kabar itu. "Bibi berada di sebuah tempat aman di Pakistan," ucapnya.
Aasia Noreen alias Aasia Bibi akhirnya benar-benar bebas. Rabu malam (7/11), perempuan 47 tahun itu meninggalkan selnya
- Dunia Hari Ini: Puluhan Tewas Setelah Kereta di Pakistan Dibajak
- Dunia Hari Ini: Bom Bunuh Diri di Pakistan Menewaskan 18 Orang
- Mbak Onijah Nekat ke Luar Negeri demi Dinikahi Berondong, Ternyata Zonk
- Hakim PN Medan Tolak Eksepsi Ratu Entok Terdakwa Penista Agama
- Ratu Entok Didakwa Menistakan Agama Gegara Minta Yesus Potong Rambut
- Advokat Andry Christian Merespons Pernyataan Pengacara Pendeta Gilbert