Pemerintah Selidiki Kondisi Perbudakan di Sejumlah Perkebunan Australia

"Menyebut adanya perbudakan di negara ini merupakan pernyataan yang sangat keras," kata Senator Lines.
"Saya inginn Senat memeriksa bukti-bukti yang ada dan menghentikan praktek tersebut," tambahnya.
Sementara itu Allan Mahoney, ketua asosiasi petani Bundaberg Fruit and Vegetable Growers di Queensland mendukung perlunya menerjunkan petugas yang menyamar ke perkebunan dan pabrik-pabrik.
Ia mengungkapkan para pengawas sebenarnya sudah terjun ke lapangan dua kali.
Kelompok lobby Growcom direncanakan bertemu dengan para petani pemilik perkebunan yang diduga mempekerjakan orang asing dengan kondisi perbudakan.
Growcom menyatakan para petani tersebut perlu diingatkan mengenai tanggung jawab mereka.
Sementara anggota parlemen Australia Keith Pitt mendesak dibentuknya satgas nasional untuk menyelidiki para penyalur tenaga kerja ini.
Dalam perkembangan terpisah, pabrik pemrosesan daging ayam dan telur Baiada diduga menggunakan perusahaan penyalur tenaga kerja yang memperlakukan pekerjanya dengan buruk.
Pemerintah akan menyelidiki laporan adanya kondisi perbudakan yang dialami para pekerja asing di sejumlah perkebunan di Australia. Komisi Senat akan
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi