Pemilik Toko Ponsel Tewas Dibantai Perampok
Setelah menghubungi pihak keluarganya, polisi kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Pirngadi Medan, untuk otopsi.
Bismar Silaen (38), abang kandung korban mengatakan, kalau Sabtu (1/11) lalu korban dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dan membawa uang tunai senilai Rp12 juta, pergi dari rumahnya bermaksud menuju ke Pasar Sambu, untuk berbelanja peralatan handpone. Namun, hingga menjelang tengah malam, Riyanto tak kunjung pulang.
"Adik saya ini sebelumnya pergi dari rumah sekitar jam 4 sore, dia ada bawa uang Rp12 juta dan 3 unit HP. Tengah malam tadi (Sabtu), saya bersama keluarga sempat mencarinya, tapi nggak ketemu. Sedangkan HP nya saat dihubungi tidak aktif, dan paginya kami dapat kabar kalau dia ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi," ujar, Binsar saat dimintai polisi.
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Ronny Oktavianus Sitompul saat dihubungi mengatakan, polisi belum bisa menyimpulkan apakah tewasnya Riyanto akibat kejahatan perampokan atau justru ada motif lain.
Hanya saja, sebut Ronny, dari luka dan kondisi mayat saat ditemukan, diduga kuat pedagang ponsel ini merupakan korban dari tindak kejahatan menggunakan kekerasan.
"Kasusnya masih dalam penyelidikan, jadi belum bisa kita simpulkan apakah motifnya perampokan atau karena faktor lain. Untuk saksi yang sudah kita periksa ada dua orang dari keluarga korban, dan warga di sekitar lokasi penemuan jasad korban," ujar Ronny. (rul/adz)
BELAWAN - Riyanto Marohot Silaen (35), pemilik toko telepon selular (ponsel) di Jalan Kampung Durian Kecamatan Medan Timur, ditemukan tak bernyawa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dibawa ke Mabes Polri, AKP Dadang Diborgol, Dikawal Ketat Provos
- Tak Dapat Undangan Pencoblosan, Pria Bercelurit di Sampang Menantang Carok
- 4 Orang Ditangkap Gegara Jual Pupuk Berbsubsidi di Atas HET
- Pengakuan Pihak Sekolah & Tetangga Korban Penembakan Bripka R: Kaget Korban Disebut Kreak
- Polisi Gelar Prarekonstruksi Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang, Kok Tidak di Depan Paramount Village?
- Tegas, Bea Cukai Tindak Puluhan Ribu Ekor Benih Bening Lobster di Lampung Selatan