Pemilu 2024, Timnas AMIN Ingatkan Potensi Kecurangan dan Politisasi Bansos

Selain itu, dia menyebut calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD juga menyebut potensi kecurangan sudah terjadi di Jawa Timur, Jateng, DKI Jakarta, Bali.
Bambang juga menyinggung posisi Bawaslu dalam penanganan kecurangan dan pelanggaran Pemilu 2024.
"Posisi Bawaslu sangat strategis tetapi kalau fungsi tidak dimaksimalkan, itu bagaimana? Misalnya, kasus pembagian susu yang dilakukan Gibran di Car Free Day," tuturnya.
Menurut Bambang, pelanggaran dan kecurangan juga sudah terjadi dalam verifikasi faktual partai politik, yakni ada parpol tidak potensial ikut pemilu tetapi diikutkan.
"Mari kita awasi. Kami (Timnas AMIN) sudah membangun Amin APP, yang isinya bagaimana kecurangan itu bisa ditampung menggunakan aplikasi yang dibangun baik dari 01, 02, 03 yang nanti diverifikasi oleh tim independen seperti Perludem," ucap Bambang.(*/jpnn.com)
Video Terpopuler Hari ini:
Dewan Pakar Timnas AMIN mengingatkan masyarakat soal potensi kecurangan dan politisasi bansos pada Pemilu 2024. Begini penjelasannya.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Ini Pesan Megawati untuk Prabowo Lewat Didit
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati
- Versi Pimpinan MPR Silaturahmi Putra Prabowo kepada Megawati Bikin Politik Jadi Teduh