Pemkot Solo Kesulitan Tangani Kawasan Kumuh di Bantaran Kali
Rabu, 01 Desember 2021 – 22:39 WIB

Wilayah bantaran sungai dan bantaran rel yang ada di Kelurahan Gilingan Surakarta. Foto : Romensy Augustino/JPNN.com
"Rata-rata tanah bukan milik pribadi, termasuk di bantaran rel kereta api. Itu kawasan kumuhnya salah satu contohnya di Gilingan ke arah Stasiun Balapan," papar Teguh.
Dia menilai persentase kawasan kumuh di Kota Surakarta bisa turun 10 persen dalam lima tahun. Khusus untuk kawasan bantaran rel diperlukan komunikasi intens dengan Balai Perkeretaapian Jawa Tengah (Jateng).
"Sementara jika kami mau membebaskan lahan tersebut, Pemkot sudah tidak punya lahan untuk menampung warga. Otomatis mereka harus keluar dari Kota Surakarta," pungkas Teguh. (mcr21/jpnn)
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih kesulitan untuk melakukan penanganan pada beberpa titik kawasan kumuh yang ada di wilayahnya
Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Romensy Augustino
BERITA TERKAIT
- Fahri Hamzah Sebut Pembangunan Rusun Solusi untuk Mengubah Kawasan Kumuh jadi Modern
- Peparnas XVII Genjot Perekonomian Warga Solo Raya
- 64 Formasi CPNS di Pemkot Solo Nihil Pelamar, Pejabat Ini Heran
- Pemkot Solo Upayakan Korban Kebakaran Flyover Manahan Tempati Rusun
- 3 Stadion dan 3 Lapangan Latihan di Solo Siap Digunakan untuk Piala AFF U-16 2024
- Kabar Baik untuk Warga Tidak Mampu di Solo, Dana Bansos Hibah UEA Segera Cair