Pemprov dan DPRD Mesra, Sandiaga: 80 Persen Masalah Selesai

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan semua perwakilan partai politik dan DPRD DKI Jakarta.
Hal itu disampaikan dalam sambutan halal bihalal dan pelantikan Kader DPC Partai Gerindra Jakarta Pusat, Minggu (9/6)
"Membangun komunikasi dengan baik, saling hargai dan komunikasi. Kita akan bangun Jakarta yang maju kotanya bahagia warganya," kata Sandiaga, di acara halal bi halal dan pelantikan kader DPC Partai Gerindra, Minggu (9/7).
Sandiaga mengaku ingin merangkul semua golongan di DKI Jakarta. Dia tidak ingin ada konflik dan perpecahan saat pilkada kembali digelar lima tahun mendang.
"Kami bukan hanya memimpin yang memilih kemarin, tapi juga yang memilih pasangan yang lain. Kami harus menjadi pemimpin seluruh warga Jakarta," kata pasangan dari Anies Baswedan tersebut.
Dengan adanya persatuan dan komunikasi yang baik dengan DPRD dan seluruh partai politik, Sandi yakin periode pemerintahan 2017-2022 akan berjalan dengan baik.
"Kalau komunikasi lancar, 80 persen permasalahan bisa diselesaikan. Dengan duduk bersama-sama, ngopi, ngeteh sore atau olahraga bareng maka tidak ada lagi sekat-sekat di antara kita," ungkapnya.
Dirinya, tambah Sandiaga, juga berkomitmen menyerap aspirasi dari setiap golongan masyarakat. Hal itu dilakukan untuk membangun Jakarta yang akan dia pimpin mulai dari Oktober 2018.
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan semua perwakilan partai politik dan DPRD DKI Jakarta.
- Brando Susanto: Pangan Murah Food Station Konkret Penuhi Kebutuhan Warga Jakarta Menjelang Idulfitri 2025
- Pemprov DKI Siapkan PIK Sebagai Pintu Masuk Wisatawan ke Kepulauan Seribu
- Pramono Anung Datangi KPK, Sampaikan Permintaan
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Anggota DPRD Ingatkan Pemprov DKI: Bikin Job Fair Jangan Asal-Asalan
- DPRD DKI Desak Pengelola Segera Atasi Bau Sampah RDF Rorotan yang Mengganggu Warga