Pemprov dan DPRD Panas Lagi, Taufik Sebut Sekda Tak Paham Raperda

Menurut ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI itu, Saefullah seharusnya mengoreksi kinerja anak buahnya agar maksimal dalam mengerjakan naskah akademis setiap raperda.
Dengan begitu, tidak ada raperda yang direvisi saat akan diberikan. ”Raperda perpasaran ditarik lagi karena katanya salah. Raperda PDAM juga direvisi lagi. Terus apa yang dibahas?” tandas Taufik.
Sebelumnya, Sekda DKI Jakarta Saefullah meminta anggota DPRD menyelesaikan 32 rancangan peraturan daerah (raperda) yang belum dibahas.
Saefullah mengatakan masih banyak pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan tanpa adanya perda.
"Saya harap anggota Dewan bahas karena pekerjaan di depan banyak. Kalau nggak dibahas, pekerjaan makin numpuk. Pembangunan kan harus berjalan. Masak nunggu apa gitu. Saya juga nggak ngerti. Tiap hari hadir tapi hanya kongko," kata Saefullah di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (8/8). (dil/jpnn)
Tersingkirnya Basuki T Purnama alias Ahok dari kursi gubernur DKI Jakarta tak otomatis membuat hubungan eksekutif dan legislatif adem ayem tanpa
Redaktur & Reporter : Adil
- Pemprov DKI Jakarta Siapkan Aplikasi Layanan Konsultasi Kesehatan Mental & Jiwa, Gratis
- Bank DKI Cairkan KJP Plus Tahap I 2025 kepada 707.622 Siswa
- Pemprov DKI Kembali Buka 5.459 Kuota Mudik Gratis
- IKA UII Bantu Pemprov DKI Tangani Korban Banjir Jakarta
- PAM JAYA Bakal Pasang Meteran Air di Apartemen Demi Hindari Hal Ini
- Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Turun Tangan Soal Kebakaran Glodok