Pemprov DKI Jakarta Yakin Inflasi 2024 Masih Bisa Dikendalikan
Jumat, 29 Maret 2024 – 14:55 WIB

Diskusi bertajuk Balkoters Talk: Jakarta Merawat Daya Beli, Mengendalikan Inflasi' di ruang wartawan, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/3). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com
Berdasarkan proyeksi BI pada 2024 Jakarta ekonomi bakal tumbuh pada kisaran 4,8-5,6 persen.
"Prakiraan tersebut didukung oleh masih optimisnya keyakinan konsumen, semakin tingginya aktivitas MICE dan event, serta berlanjutnya proyek strategis pemerintah dan swasta,” tuturnya.
Meski perekonomian Jakarta berkontribusi besar bagi perekonomian nasional, tetapi tidak dipungkiri Jakarta tetap membutuhkan kerja sama dengan daerah lain.
Dia menilai, sebesar 98 persen yang tersedia di Jakarta merupakan disuplai dari daerah lain.
"Jadi, mau tidak mau, suka tidak suka kami harus bekerja sama dengan daerah hulunya sebagai pamasok kita,” tambah Abbas. (mcr4/jpnn)
Mochamad Abbas menyebut pihaknya tetap berupaya mengendalikan harga pangan dan inflasi meski Jakarta tak lagi berstatus ibu kota.
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
BERITA TERKAIT
- Muhammadiyah Jakarta Minta Izin kepada Pramono Terkait Pembangunan Universitas
- Makin Anjlok, Kurs Rupiah Tembus Rp 16.588 Per USD
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Damkar DKI Tangani 6.800 Kasus Lainnya di 2024, 4 Kali Lipat Melebihi Kebakaran
- 43 Tahun Sarana Jaya: Mengukir Prestasi dengan Kinerja Positif
- Wawali Iswar Apresiasi Gerakan Pangan Murah Serentak se-Jateng Digelar di Kota Semarang