Pemuda Pancasila-Kadin Akan Kembangkan Seribu Warung, Bamsoet Bilang Begini

Ada juga Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali, dan MPO sekaligus Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan, MoU Pemuda Pancasila dengan KADIN Indonesia tersebut semakin memantapkan eksistensi dengan prinsip 5 P.
Hal itu dikatakan sebagaimana diusulkan Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, yakni, Peace, Prosperity, People, Planet, dan Partnership.
"Peace bermakna Pemuda Pancasila senantiasa hadir untuk menjaga perdamaian bangsa. Prosperity bermakna kehadiran Pemuda Pancasila harus memberikan kemakmuran kepada setiap kadernya," jelas Bamsoet.
Dia menerangkan, Pemuda Pancasila lahir pada 28 Oktober 1959, bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda ke-31.
Didirikan oleh para tokoh pejuang bangsa, seperti Jenderal AH Nasution dan Jenderal Ahmad Yani, untuk mengawal Dekrit Presiden 5 Juli 195 sekaligus menjaga ideologi Pancasila dari gangguan ideologi komunisme yang merongrong persatuan dan kesatuan bangsa.
"Semangat para pendiri dalam menjaga ideologi Pancasila ini masih terus dijaga oleh setiap kader Pemuda Pancasila yang kini sudah mulai menembus 10 juta anggota, tersebar di berbagai daerah, sekaligus tersebar di berbagai partai politik, profesi, dan golongan," pungkas Bamsoet. (jpnn)
Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan PP dan Kadin Indonesia akan bekerja sama membangun minimal seribu Warung Pancasila, yang tersebar di berbagai daerah.
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak