Penarol v Santos: Rival Lawas
Kamis, 16 Juni 2011 – 09:19 WIB

Penarol v Santos: Rival Lawas
MONTEVIDEO - Copa Libertadores 2011 memasuki partai final. Jagoan Uruguay Penarol dan Santos dari Brazil akan memperebutkan predikat tim terbaik Amerika Latin. Leg pertama dimainkan di kandang Penarol, Estadio Centenario, pagi ini WIB (16/6). Sedangkan leg kedua dihelat di Sao Paulo pekan depan (22/6). Santos akhirnya menang 3-0 dalam laga di Estadio Monumental, Buenos Aires. Namun, setelah sukses itu, Peixe - sebutan Santos - tidak pernah lagi meraih juara. Beda dengan Penarol yang menambah tiga gelar. Koleksi lima gelar Penarol hanya kalah dari dua klub Argentina, masing-masing Independiente (7 gelar) dan Boca Juniors (6 gelar).
Bentrok Penarol versus Santos seolah membangkitkan memori di awal-awal perhelatan Copa Libertadores. Itu karena kedua tim merupakan juara empat edisi awal. Penarol memenangi dua edisi perdana (1960-1961), sedangkan Santos berjaya di dua edisi setelah itu (1962-1963).
Baca Juga:
Yang menjadi catatan penting, sukses Santos pada 1962 dicapai setelah mengandaskan perlawanan Penarol lewat perjuangan sengit. Kedua tim saling mengalahkan di kandang lawan sehingga untuk menentukan pemenang harus dilakukan laga di tempat netral.
Baca Juga:
MONTEVIDEO - Copa Libertadores 2011 memasuki partai final. Jagoan Uruguay Penarol dan Santos dari Brazil akan memperebutkan predikat tim terbaik
BERITA TERKAIT
- MotoGP Thailand 2025: Petahana Absen, Ajang Persaingan Marquez dan Bagnaia?
- PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC Imbang 1-1, Laga Lanjut ke Perpanjangan Waktu
- Lapangan Tergenang Air, Final Liga 2 PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC Ditunda 30 Menit
- Liga 1: Marc Klok Bertekad Bawa Persib Kembali ke Jalur Kemenangan
- Menjelang Big Match Lawan Persebaya, Persib Tunggu Hasil Banding Sanksi Beckham Putra
- Evaluasi Perbasi Seusai Kegagalan Timnas Basket Indonesia di Kualifikasi FIBA Asia Cup