Pencemaran Laut Menginspirasi Ilmuwan dan Seniman Australia untuk Berkolaborasi

"Mereka tak menghubungkan hal itu ke sikat gigi yang mereka buang pagi tadi, atau mungkin tutup gelas kopi yang mereka beli," kemukanya.
Seratus tujuh puluh anak burung laut mati yang disita didekat Hobart dari seorang pemburu, diberikan kepada para ilmuwan.
Mereka menemukan bahwa 96% dari burung itu memiliki plastik di perut mereka.
Anak burung itu tadinya akan diberi makan plastik oleh ibu mereka, yang mengira itu makanan.
Seniman Peter Walsh memotret piring berisi dengan plastik yang berasal dari perut anak burung laut.
"Kami memiliki beberapa hidangan yang benar-benar cukup penuh dan anak burung ini sungguh kecil dan perut mereka pasti penuh plastik ini," katanya.
"Berapa lama mereka akan bertahan?," sambungnya.
Seniman Katherine Cooper memiliki ide untuk pameran kolaboratif setelah melihat langsung dampak dari plastik di Kepulauan Shetland.
Sikat gigi, korek api dan mainan anak-anak yang ditemukan di perut burung laut telah menginsipirasi seniman di Hobart untuk menciptakan karya yang
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi