Pencurian & Perusakan Pipa Pertamina Sangat Berbahaya, Masyarakat Harus Sadari Itu

Dalam penyuluhan, kata Juwari, harus disampaikan keberadaan pipa yang memiliki risiko bahaya tersebut.
Masyarakat juga diminta melaporkan jika melihat kondisi tertentu, misal gas keluar, bau menyengat, dan sebagainya.
Mengapa harus melapor? Agar masyarakat paham bahwa ada dampak dan bahayanya.
“Dengan demikian, mestinya kalau masyarakat tahu mengenai bahaya tersebut, mereka tidak akan melakukan sesuatu membahayakan diri sendiri,” imbuhnya.
Masyarakat yang akhirnya memiliki kesadaran tersebut, menurut Juwari bisa dikategorikan sebagai layer tertinggi.
“Pada layer tertinggi ini, mereka paham dan akan memberitahu ke Pertamina jika ada yang mencurigakan. Itu level tertinggi, jadi saling menjaga aset dan keselamatan,” seru Juwari.
Sedangkan, lapisan kedua adalah mereka yang paham akan bahaya tersebut, tetapi tidak segera melapor kalau menemukan hal yang membahayakan.
Sedangkan, lapisan terendah adalah mereka yang tahu bahaya, tetapi tetap mencuri dan merusak pipa BBM.
Masyarakat harus paham dan memberitahu ke Pertamina jika ada yang mencurigakan. Itu level tertinggi, jadi saling menjaga aset dan keselamatan.
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- Selamat Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini
- Pertamina Siapkan Ratusan SPBU Siaga 24 Jam, Motoris Sigap Layani Pemudik