Penderita Osteoartritis tak Harus Dibedah

jpnn.com, JAKARTA - Banyak penderita Osteoartritis enggan mengobati penyakitnya lantaran takut operasi. Penyakit yang berkaitan dengan kerusakan tulang rawan sendi ini bila sudah akut memang harus dioperasi.
Menurut dr M Sada Baskara SpOT, tindakan operasi bisa dicegah bila pasien mengubah gaya hidupnya. Walaupun Osteoartritis sifatnya degenaratif, tapi kerusakan tulang rawannya bisa dihambat dengan menjalani gaya hidup sehat.
"Minum jus sirsak tiap pagi sangat baik untuk penderita Osteoartritis. Selain itu konsumsi larutan penyegar juga baik bagi penderita. Jangan mengonsumsi kopi dan makanan yang gurih atau asin karena bisa membuat sendi lembab dan akhirnya nyeri,” tutur spesialis Ortopeadi di RS Siloam TB Simatupang dalam seminar kesehatan tentang Osteoartritis di Jakarta, Sabtu (26/8).
Dokter M Sada Baskara SpOT (kiri) dan dr Dwi Purnomo Setyo Budi SpOT (kanan)
Selain itu, penderita Osteoartritis disarankan berolahraga rutin. Olahraga yang disarankan adalah renang, jalan kaki untuk jarak dekat, bersepeda. Ketika duduk, pasien disarankan duduk sambil menggerak-gerakkan kakinya.
"Semakin sering digerakkan, sendi akan mendapatkan nutrisi. Kalau besok paginya nyeri itu karena sendi tidak mendapatkan nutrisi yang cukup," ujarnya.
Dokter Sada menambahkan, bila penderita Osteoartritis melakukan gaya hidup sehat itu, tidak perlu lagi minum obat dan fisioterapi, bahkan operasi.
Banyak penderita Osteoartritis enggan mengobati penyakitnya lantaran takut operasi. Penyakit yang berkaitan dengan kerusakan tulang rawan sendi ini
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Tebar Kebaikan di Ramadan, Bank Mandiri Santuni Anak Yatim dan 668 Yayasan
- Berbagi Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Santuni 57.600 Santunan Anak Yatim dan Lansia
- Bank Mandiri Group Santuni 3.050 Penerima dan 45 Yayasan di Sumatera Bagian Selatan
- MS Glow Aesthetic Clinic Santuni Ribuan Anak Yatim dan Lansia di 7 Kota