Pendirian Gereja Kembali Ditolak Warga
Senin, 27 Juni 2011 – 09:35 WIB

Pendirian Gereja Kembali Ditolak Warga
MALANG – Warga empat RW di Kelurahan Kidul Dalem yang berada di sekitar Diaspora Sejahtera, kembali menolak pendirian gereja di dalam gedung Diaspora Sejahtera yang berada di jalan Gajahmada 18. Aksi penolakan itu di tuangkan dalam spanduk yang di pasang di samping Pasar Embong Brantas. Meski mendapatkan penolakan dari warga, menurutnya, pihak Diaspora selalu mengajukan pendirian gereja kepada pemerintah. Padahal, wali kota pernah mengeluarkan surat kepada GBI Diaspora yang intinya tidak dapat mengeluarkan izin sebagai rumah ibadah. Termasuk beberapa waktu lalu, informasinya mengajukan kembali perizinan kepada Pemkot Malang.
Penolakan warga itu bukan kali pertama. Sejak awal pengajuan pendirian gereja beberapa tahun lalu, warga sudah bersikap menolak untuk memberikan persetujuan pendirian gereja yang ada di dalam gedung Diaspora. Bahkan, pada 27 November 2007 lalu, wali kota pernah menyampaikan surat kepada GBI Diaspora yang intinya tidak dapat mengeluarkan izin sebagai rumah ibadah.
Baca Juga:
“Ya, saya sudah melihat spanduk yang terpasang di depan jalan dekat pasar. Dari awal, memang warga di RW. 5,6,7 dan 8 Kelurahan Kidul Dalem menolak pendirian gereja di Diaspora. Sikap itu tetap sama sampai dengan saat ini,” kata Drs. Suprijadi, SE, salah satu tokoh masyarakat di RW. 06 Kelurahan Kidul Dalem, seperti diberitakan Malang Post (Grup JPNN).
Baca Juga:
MALANG – Warga empat RW di Kelurahan Kidul Dalem yang berada di sekitar Diaspora Sejahtera, kembali menolak pendirian gereja di dalam gedung
BERITA TERKAIT
- Identitas 3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Parangtritis, 1 Orang Masih Hilang
- Potongan 20%, Tol Semarang-Jakarta Butuh Saldo Minimal Rp 360 Ribu
- Bang Jago Bergolok yang Memaksa Minta THR Akhirnya Ditangkap
- Arus Balik di Jalur Riau-Sumbar Mengalami Peningkatan, Ini Lokasi Rawan Macet
- Wisatawan Asal Jakarta Digulung Ombak Pantai Parangtritis
- Cek Pelabuhan TAA, Kapolres Banyuasin Sampaikan Pesan Penting Ini