Penduduk Sementara yang Ingin Beli Rumah di Hobart Terhambat Biaya Tambahan yang Tinggi
"FIDS membantu memastikan warga Tasmania bisa bersaing secara lebih adil dengan investor asing bila ingin membeli properti di Tasmania," tambahnya.
Data Real Estate Institute menunjukkan ada 10.236 rumah dan blok perumahan terjual di Tasmania pada Tahun 2019/2020.
Dari jumlah tersebut, hanya 243 rumah dan blok perumahan disetujui untuk pembeli asing oleh Dewan Peninjau Investasi Asing. Ini sama dengan 2,3 persen dari total penjualan.
Ketua Real Estate Institute Australia Adrian Kelly mengatakan saat ini terjadi penurunan investasi asing di sektor properti di seluruh Australia.
"Aktivitas investor asing di real estate sebenarnya telah menurun sejak empat tahun lalu, dari lebih 40.000 permohonan pada 2015/16 menjadi hanya 7.500 pada 2018/19," jelasnya.
"Biaya dan pajak tambahan menjadi salah satu dari beberapa faktor, selain COVID dan penutupan perjalanan internasional yang berdampak kegiatan inspeksi fisik (rumah yang akan dibeli)," tambah Adrian.
Bagi Meghna Raut, evaluasi bagaimana pajak ini mempengaruhi migran yang ingin menetap di Hobart penting dilakukan untuk mengatasi persepsi soal perlakuan terhadap para migran.
"Menyatakan (Tasmania) ini sebagai tempat yang bagus untuk menetap, padahal tidak sejalan dengan kebijakan pajak seperti ini, saya kira akan menimbulkan kekecewaan bagi sebagian rang," katanya.
Kenapa ada biaya tambahan bagi mereka yang bukan warga negara atau penduduk tetap di Australia? Ini penjelasan dan pengalaman para pendatang yang mau beli rumah di Australia
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang