Pendukung AHY Bakal Kirim Santet, Kubu Moeldoko Siap Membalas Pakai Polisi

jpnn.com, JAKARTA - Inisiator Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) Hencky Luntungan berencana memolisikan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.
Rencana itu sebagai respons atas pernyataan Iti yang berisi ancaman bakal mengirim santet kepada Moeldoko selaku ketua umum PD hasil KLB di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Hencky menyebut Iti yang notabene ketua DPD PD Banten telah membuat pernyataan berisi ancaman pembunuhan kepada pejabat negara. "Itu masuk dalam ranah pidana," kata Hencky saat dihubungi, Selasa (9/3).
Lebih lanjut pendiri PD itu menilai pernyataan Iti di hadapan media tersebut sebagai perbuatan memalukan. Sebab, pernyataan itu seolah-olah memperlihatkan Iti bukan sosok berpendidikan.
"Pakailah kata-kata yang terukur dan santun. Sekolah di mana dia?" lanjut Hencky.
Namun, Hencky tidak memerinci kapan pihaknya akan melaporkan Iti. Meski demikian, dia sudah memiliki bukti untuk melaporkan mantan anggota DPR itu.
"Kami laporkan secara tersendiri. Ada jejak digitalnya," jelas Hencky.
Sebelumnya Iti ikut hadir pada jumpa pers di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD di Jakarta Pusat, Senin (8/3). Dalam kesempatan itu, pendukung PD kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut mengancam akan mengirimkan santet kepada Moeldoko yang juga kepala kepala staf presiden.(mcr8/JPNN)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Kubu Partai Demokrat versi KLB berencana memerkarakan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang mengancam bakal menyantet Moeldoko.
Redaktur & Reporter : Kenny Kurnia Putra
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Putra Sumba NTT Gustaf Tamo Mbapa Dipilih Sebagai Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen
- Ditunjuk Jadi Kepala Badan DPP Demokrat, HBL Masuk Ring 1 AHY Bersama Menteri PU
- Ibas Kawal Langsung Program Pro-Rakyat Prabowo, dari Irigasi hingga Sembako Terjangkau