Pendukung PKPI Haris Balik Badan, Hendropriyono Panen Dukungan
Ketua DPP PKPI Jawa Barat Bambang Setiadi mengatakan bahwa dengan dicabutnya mandat oleh 21 DPP PKPI dari seluruh Indonesia, maka Haris dan Samuel tidak bisa lagi menyatakan sebagai ketua umum dan sekretaris jenderal PKPI. Sebab, keduanya sudah tidak punya legalitas lagi.
"Jumlah 21 DPP itu sudah dua pertiga dari DPP seluruh Indonesia. Sehingga Haris Sudarno dan Samuel Samson tidak lagi memiliki legitimasi sebagai pemimpin dua pertiga pengurus DPP yang mengangkat mereka dalam KLB di Grand Cempaka telah mencabut mandat," kata Bambang.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, kemungkinan jumlah 21 DPP tersebut akan bertambah. Sebab, beberapa pengurus masih menunggu rapat di daerahnya dan menyampaikan surat serupa ke Jakarta.
"Ada beberapa pengurus lain masih dalam bentuk komunikasi via WhatsApp, jadi belum dalam bentuk surat resmi. Ini belum kami masukkan," tambahnya.
Bambang menyebut pencabutan mandat dari kepengurusan Haris-Samuel sekaligus dilanjurkan penyerahan dukungan ke Hendro. Rencananya, deklarasi dukungan untuk Hendro akan digelar dalam waktu dekat ini.
"Kami mengajak teman-teman yang lain bergabung, agar PKPI tidak lagi ada perpecahan. Dan segera bekerja untuk mempersiapkan keikutsertaan dalam pemilu mendatang," pungkasnya.(ysa/rmo/ara/jpnn)
JAKARTA - Posisi AM Hendropriyono dalam sengketa kepengurusan internal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) semakin di atas angin. Kini,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menjelang Muktamar PBB, Bang Ferry Diunggulkan Jadi Ketua Umum
- Jokowi Ucapkan Selamat Ultah ke-52 PDIP, Darmizal: Sikap Terpuji, Patut Jadi Contoh
- Ikhtiar Taruna Merah Putih Memikat Anak Muda Melalui Logo Baru
- DPR Mendukung Pemerintah untuk Tingkatkan Produksi Garam Lokal
- Kembali Terpilih jadi Gubernur Sumsel, Herman Deru Siap Menyukseskan Program MBG
- Absen di Acara HUT ke-52 PDIP di Jakarta, Bambang Pacul Beri Penjelasan, Ternyata