Pendukung Prabowo Keroyok Warga, TKN: Pengikut Contoh Pemimpinnya

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin Jhonny G Plate tidak terima perilaku oknum massa pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang mengeroyok warga di Purworojo, Jawa Tengah, Selasa (2/4/2019) kemarin.
Menurut Jhonny, aksi kasar tersebut ialah cerminan dari capres dan cawapres yang diusung. Perilaku kasar, kata dia, tidak terjadi ketika capres dan cawapres yang diusung memiliki sifat santun.
"Persekusi itu kenapa bisa terjadi? Sebab, pengikutnya ya lihat pemimpinnya. Kalau pemimpinannya ramah, halus, dan komunikasinya itu dekat dengan rakyat, tentu enggak akan terjadi," kata dia di Jakarta, Rabu (3/4/2019).
BACA JUGA: Sebelum Dipukuli Pendukung Prabowo, Yuli Dipaksa Buka Kaus Bergambar Jokowi
Jhonny mengatakan, capres dan cawapres oknum pengeroyok selalu berbicara tentang peperangan. Bahkan, hal tersebut disampaikan dalam forum debat Pilpres 2019.
"Urusan sembako, jawabannya perang, urusan lapangan pekerjaan, jawabannya perang, urusan apa saja, jawabnya perang. Semuanya perang," kata pria yang juga menjabat Sekjen Nasdem ini.
BACA JUGA: Usai Berkampanye Pendukung Prabowo Pukuli Warga Pemakai Kaus Jokowi
Jhonny berharap, ajang kampanye pemilihan presiden berlangsung damai. Jhonny meminta semua peserta pilpres tidak menggunakan kekerasan terhadap pihak yang berseberangan arah politik.
TKN Jokowi - Ma'ruf Amin tidak terima perilaku oknum massa pendukung Prabowo - Sandiaga yang mengeroyok warga.
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Ini Pesan Megawati untuk Prabowo Lewat Didit
- Megawati Soekarnoputri Titip Salam ke Prabowo Lewat Didit
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini