Peneliti Australia dan Indonesia Hampir Menemukan Cara Membasmi Demam Berdarah

"Karena desain penelitian ini harus dikondisikan dengan keadaan setempat, bagaimana membuat protokol operasionalnya," kata Donnie.

Penelitian ini sangat melibatkan masyarakat karena nyamuk-nyamuk yang sudah ada bakteri Wolbachia kemudian diletakkan di rumah-rumah penduduk, jelas Donnie.
Ada 24 kawasan pemukiman yang masuk dalam uji coba, 12 kawasan dipilih secara acak untuk mendapatkan nyamuk yang sudah disuntik dengan bakteri Wolbachia.
Kawasan pemukiman sisanya tetap mendapat pemberantasan tradisional dengan cara pengasapan secara teratur.
"Jadi kami menitipkan ember yang sudah berisi nyamuk di rumah penduduk," katanya.
"Kita harus melakukan pendekatan. Kita melakukan 12 kali penitipan dengan jarak dua minggu sekali."
Mendekati penduduk yang dipilih sebagai lokasi uji coba sempat menjadi masalah, seperti yang dilaporkan media lokal jika penduduk setempat ada yang menolak.
Para ilmuwan Australia dan Indonesia tampaknya sudah semakin semakin dekat untuk menemukan cara membasmi penyakit demam berdarah
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang