Peneliti Australia dan Indonesia Hampir Menemukan Cara Membasmi Demam Berdarah

Tim peneliti sempat melakukan tumpengan dengan warga ketika mereka memberikan penjelasan mengenai uji coba yang dilakukan.
Sekitar delapan ribu orang yang berusia antara tiga sampai 45 tahun dari daerah uji coba yang mengalami demam tinggi kemudian dites.
Para ilmuwan kemudian menghitung dampak dari kehadiran bakteri tersebut dalam mengurangi adanya demam dengue.
Dari hasil penelitian ini, Donnie mengatakan dia optimistis cara ini akan bisa digunakan untuk memberantas DBD di Indonesia.
"Langkah selanjutnya di sisi global adalah mendorong adanya teknologi ini untuk menjadi kebijakan pengendalian dengue," katanya.
Di Indonesia sendiri Donnie melihat cara ini bisa diterapkan sebagai salah satu teknologi tambahan untuk memberantas nyamuk dengue.
"Tinggal bagaimana penerapannya saja. Mungkin dibutuhkan investasi di depan yang besar, karena akan ada biaya besar di awal," katanya.
"Jadi membuat strategi pendanaan dan peningkatan skala penerapan akan menjadi tantangan," tambahnya.
Para ilmuwan Australia dan Indonesia tampaknya sudah semakin semakin dekat untuk menemukan cara membasmi penyakit demam berdarah
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi