Peneliti Gunakan Drone untuk Selamatkan Habitat Penyu di Queensland

"Data baru dari drone memberi kami ide bagus tentang apa yang terjadi, perubahan apa yang terjadi pada penyu yang bersarang di daerah pantai," sambungnya.
Para peneliti telah membentuk kembali bagian dari pantai untuk melindungi tempat kembang biak penyu.
Mereka mengatakan, upaya itu telah sukses, tetapi tetap akan menggunakan data dari drone untuk merencanakan langkah-langkah berikutnya.
Anna Marsden, CEO Yayasan Great Barrier Reef, memuji karakter inovatif dari proyek tersebut.
"Ini langkah positif yang terjadi pada kesehatan terumbu karang dan memastikan bahwa ekosistem ini dan great barrier reef tetap bagus," katanya.
Menteri Lingkungan Queensland, Dr Steven Miles, mengatakan, Pulau Raine adalah salah satu tempat paling istimewa di negara bagian ini.
"Pulau Raine adalah tempat penetasan penyu yang paling penting di dunia, dan itu adalah situs proyek konservasi yang sangat istimewa," sebutnya.
Di negara bagian Queensland, drone, pertama kalinya, digunakan untuk membantu menyelamatkan tempat bersarang penyu hijau, terbesar di dunia.Proyek
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana