Penelitian Hasanuddin Contact: 32 Persen Anak Remaja Merokok karena Iklan
Selasa, 27 September 2022 – 07:01 WIB

Direktur Hasanuddin Contact Prof Dr dr Alimin Maidin yang juga adalah Guru Besar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Makassar. Antara/ Suriani Mappong
Wahyudi yang merupakan Dosen FKM Universitas Cendrawasih, Jayapura, mengatakan, dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui tingkat kepatuhan masyarakat dan stakeholder di KTR masih bervariasi di lokasi yang berbeda.
"Sebagai gambaran, kepatuhan di KTR di rumah ibadah itu lebih tinggi dibandingkan di lokasi sekolah, kantor dan taman bermain anak," katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut sedikit banyaknya dipengaruhi oleh budaya setempat, sehingga harus dilakukan pendekatan khusus, termasuk inklusi agar warga di Jayapura dapat melindungi anak dan generasi muda ke depan. (antara/jpnn)
Hasanuddin Contact mengungkap hasil penelitian bahwa 32 persen anak remaja merokok karena terpengaruh iklan di daerah itu.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
BERITA TERKAIT
- Misinformasi Tentang Bahaya Rokok Elektronik Terus Meningkat
- Pamian Siregar: Indonesia Harus Serius Kembangankan Industri BBO di Dalam Negeri
- Memasuki Era Baru Periklanan, Pixel Group & KCIC Berkolaborasi
- Legendaris Ronaldinho Muncul Kembali, Kali Ini di Iklan Terbaru Shopee
- Beralih ke Produk Tembakau Alternatif Kurangi Biaya Kesehatan Akibat Merokok
- Begini Kata Ahli soal Keterkaitan Tembakau Alternatif dengan Peluang Berhenti Merokok