Penembak Nasrudin Ditangkap, Nama Antasari Disebut-sebut
Jumat, 01 Mei 2009 – 09:52 WIB

SIBUK MEMBANTAH- Ketua KPK Antasari Azhar turut disibukkan akibat adanya isu yang menyebutkan namanya terlibat sebagai aktor penembakan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen beberapa waktu lalu. Foto: Muhammad Iqbal/Satelit News
Sebelum terjadinya pembunuhan Direktur PRB Nasrudin, sembilan pelaku berbagi tugasnya masing-masing. Bahkan menurut informasinya, diduga pelaku menawarkan dana sejumlah Rp 2 miliar untuk menghilangkan nyawa Nasrudin. Namun eksekutor penembakan itu baru dibayar sekitar Rp 250 juta. Hingga kini, petugas masih mengejar dua pelaku lainnya yang masih buron.
Sementara itu, nama pejabat tinggi yang terlibat dalam kasus penembakan Nasrudin hingga tadi malam masih misterius. Beredar kuat bahwa pejabat tinggi negara itu adalah pejabat penegak hukum. Dia dikabarkan ditangkap di Lembang, Bandung.
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji mengatakan memang ada pejabat tinggi negara yang terlibat dalam kasus ini. "Ada, tidak terlalu tinggi," kata Kabareskrim saat ditanya apakah ada pejabat tinggi yang terlibat. Namun, hingga saat ini Polri belum memberikan konfirmasi apakah pejabat tersebut sudah ditangkap atau belum.
Informasi yang didapatkan INDOPOS (JPNN Grup), pejabat tinggi itu sebenarnya sudah ditangkap Kamis (30/04). Dia ditangkap di Lembang saat sedang menghadiri suatu acara. "Sudah ditangkap hari ini," kata seorang sumber.
JAKARTA-Petinggi kepolisian masih bungkam mengenai siapa saja sembilan tersangka pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen
BERITA TERKAIT
- H+6 Lebaran, 50 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Barat Lewat Tol
- Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
- One Way Nasional Resmi Dibuka untuk Antisipasi Arus Balik Lebaran, Pemudik Wajib Tahu
- Contraflow Tol Jagorawi Arah Puncak Kembali Diberlakukan
- Dukung UMKM, Pemprov Jakarta Siapkan Anggaran Rp 300 Miliar
- Gubernur Sulteng Bantu Biaya Pemulangan Jenazah Jurnalis Situr Wijaya