Penempatan, Mutasi hingga Jenjang Karier PPPK Harus Diakomodasi di RPP Turunan UU ASN

jpnn.com - Penempatan, mutasi hingga jenjang karier PPPK harus diakomodasi dalam rancangan peraturan pemerintah (RPP) turunan UU ASN 2023.
Ketua Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) Guru 2022 Provinsi Riau, Eko Wibowo mengingatkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini agar jabatan fungsional bisa dimutasi ke struktural lintas instansi.
Contohnya, guru PPPK bisa menduduki jabatan struktur di Dinas Pendidikan atau dinas lainnya.
"Kami jangan hanya dijadikan guru, karena kami punya talenta, pengalaman organisasi aktif baik organisasi profesi guru, kepemudaan, sosial kemasyarakatan. Itu seharusnya ada penilaian dalam RPP Manajemen ASN nantinya," tutur Ekowi, tokoh muda pendidikan Riau kepada JPNN, Senin (28/4/2025).
Dengan pengalaman ASN PPPK di berbagai bidang, lanjutnya, harus jadi perhatian MenPAN-RB Rini sehingga ASN bisa memilih jabatan sesuai dengan kompetensinya.
Jangan ada lagi ASN PPPK mundur karena tidak sesuai dengan tempat tinggalnya. Pemerintah harus bisa melihat kondisi keluarga ASN PPPK.
Jangan hanya fokus administrasi, tetapi lihat juga domisili ASN PPPK agar bekerja nyaman dan keluarga bahagia.
"Kami minta MenPAN-RB dan BKN harus arif serta bijaksana dalam hal penempatan dan mutasi di UU ASN 2023," tegasnya.
Eko Wibowo ingatkan MenPAN-RB Rini Widyantini agar penempatan, mutasi hingga jenjang karier PPPK harus diakomodasi di RPP turunan UU ASN.
- 5 Berita Terpopuler: Perkembangan Terbaru RPP Manajemen ASN, Masih Misterius, Ada Kata Insyaallah
- Seleksi PPPK Tahap 2, Zamroni: Semoga Semua Honorer Terserap, Amin
- Peserta Seleksi PPPK Tahap 2 Jangan Datang 1 Jam Sebelum Ujian, Penting
- Dipastikan Banyak Honorer Gagal Seleksi PPPK Tahap 2, Bagaimana Nasib Mereka?
- 5 Berita Terpopuler: Kapan Pengisian DRH NIP PPPK? Simak Penjelasan Kepala BKN, Alhamdulillah Perjuangan Tak Sia-sia
- Honorer TMS Seleksi Administrasi PPPK Bakal Diberhentikan? Kepala BKN Beri Penjelasan