Penerapan Prokes Qatar dalam Kegiatan Olahraga Mantap, KOI: Patut Jadi Rujukan Indonesia
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari mendapatkan pelajaran penting sepulang dari Qatar.
Bukan hanya kerja sama antara NOC Indonesia dengan Qatar Olympic (QOC) yang sukses terealisasi.
Namun, dia bisa mendapatkan referensi protokol kesehatan (prokes) untuk diterapkan sehingga bisa menghidupkan kembali kegiatan olahraga di tengah Pandemi Covid-19.
Menurut pria tang karib disapa Okto itu, apa yang dilakukan Qatar dengan tetap mengadakan kegiatan olahraga di tengah pandemi patut menjadi acuan Indonesia.
Seperti, pelaksanaan Kejuaraan Sepakbola Emir Cup Qatar dan menjadi tuan rumah pertandingan semifinal FIFA Club Wolrd Cup 2020 serta persiapan tuan rumah Piala Dunia 2022.
Menurut Okto, referensi yang didapat dari Qatar semakin lengkap tatkala KOI mendapatkan playbook yang diterbitkan Komite Olimpiade Internasional (IOC) tentang pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2021.
Makanya, KOI akan mendorong penerapan prokes secepatnya diaplikasikan.
BACA JUGA: Pasutri Ini Akhirnya Ungkap Alasan Buka Layanan Main Bertiga, Oh Ternyata
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari mendapatkan pelajaran penting sepulang dari Qatar.
- Raja Sapta Oktohari Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Olimpiade
- Bernard Van Aert Berpeluang Besar Lulus ke Paris
- Ketua NOC Indonesia Berharap Presiden Terpilih Perhatikan Olahraga seperti Jokowi
- Okto Sebut BUMN Mampu Melambungkan Nama Indonesia Lewat Olahraga
- PB Pertacami Raih Prestasi Internasional, Okto Bakal Bawa ke RAT NOC Indonesia
- Ukir Sederet Prestasi Membanggakan, PB Pertacami Berharap Jadi Anggota KOI