Penerbangan di Nusa Tenggara Bakal Ditambah

jpnn.com, NUSA TENGGARA BARAT - Penerbangan Nusa Tenggara akan ditambah frekuensinya seiring dengan peningkatan kualitas bandara di daerah tersebut. Hal ini dilakukan untuk semakin mengembangkan perekonomian di daerah Nusa Tenggara Barat dan Timur.
"Konektivitas di dalam wilayah Nusa Tenggara Barat dan Timur yang terdiri banyak pulau, harus ditingkatkan. Baik itu intra daerah maupun dengan daerah luar. Hal ini untuk meningkatkan pergerakan masyarakat dan mengembangkan perekonomian," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso.
Menurut Agus, daerah Nusa Tenggara mempunyai banyak keunggulan terutama dalam wisata alam. Tempat-tempat wisata Nusa Tenggara bisa menjadi salah satu tujuan wisata setelah Bali yang sudah sangat terkenal di dunia.
"Letak Nusa Tenggara itu berdampingan dengan Bali. Jika transportasi udara-nya bagus dan frekuensinya banyak, para wisatawan pasti akan lebih sering berkunjung ke wilayah ini. Dengan demikian perekonomian masyarakat juga akan bisa berkembang," ucapnya.
"Dengan semakin lancarnya transportasi udara, bisa semakin meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di wilayah ini," imbuh dia.(chi/jpnn)
Letak Nusa Tenggara itu berdampingan dengan Bali.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Arus Mudik Lebaran 2025, Penumpang di Bandara SMB II Palembang Diprediksi Melonjak
- Cuaca Buruk Berpotensi Ganggu Penerbangan Saat Mudik Lebaran 2025
- Andien Hingga Sheila Majid Ramaikan International Golo Mori Jazz 2025
- Saudia Airlines Buka Rute Penerbangan Bali-Jeddah, Fly DBA: Bukti Keseriusan
- Izin Belum Beres, Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025
- Taman Nasional Mutis Timau Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya