Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 78,71 Triliun

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah memilih bersikap realistis dengan menurunkan target penerimaan bea dan cukai dalam APBN Perubahan 2017.
Penerimaan dipatok dari Rp 191,2 triliun menjadi Rp 189,1 triliun.
Dengan penurunan tersebut, penerimaan bea cukai tahun ini diprediksi bisa mencapai 98 persen dari target.
Berdasar data Ditjen Bea dan Cukai, per 31 Juli, realisasi total penerimaan bea cukai mencapai Rp 78,71 triliun.
Jumlah itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 73,41 triliun atau tumbuh 7,23 persen.
Kasubdit Penerimaan Ditjen Bea dan Cukai Rudy Rahmaddi menyatakan, secara lebih terperinci, realisasi penerimaan bea masuk per Juli mencapai Rp 18,53 triliun.
Angka tersebut tumbuh 3,23 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 17,95 triliun.
Kemudian, penerimaan bea keluar mencapai Rp 1,97 triliun atau tumbuh 34,93 persen jika dibandingkan dengan periode Juli tahun sebelumnya sebanyak Rp 1,46 triliun.
Pemerintah memilih bersikap realistis dengan menurunkan target penerimaan bea dan cukai dalam APBN Perubahan 2017.
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi
- Bea Cukai Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Penindakan Sepanjang 2024, Ada Rokok