Penerimaan Cukai Plastik Terancam Tak Sesuai Target

’’Kami berharap yang disetujui awal adalah cukai plastik keresek, kemasan, dan tas keresek,’’ jelas Heru.
Pemerintah bahkan sudah mencantumkan target penerimaan negara dari cukai plastik di APBN 2017 sebesar Rp 1,6 triliun.
Meski demikian, realisasinya bergantung kecepatan pembahasan di DPR.
’’Begitu disetujui, langsung berlaku. Tapi, penerimaannya mungkin kurang dari Rp 1,6 triliun (karena berlaku kurang dari setahun, Red),’’ papar Heru.
Hingga 28 April, realisasi penerimaan bea dan cukai baru mencapai sekitar Rp 29,3 triliun.
Jumlah itu sedikit rendah bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 29,6 triliun.
Penerimaan bea dan cukai tersebut berasal dari setoran bea masuk Rp 10,2 triliun, bea keluar (Rp 1,2 triliun), dan penerimaan cukai (Rp 17,9 triliun). (ken/c19/noe)
Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara terkait objek cukai.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar